FPPT_png22-282x300

Logo FPPT-Jawa Barat

Sekilas FPPTI Wilayah Jawa Barat
Terbentuknya organisasi Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia (FPPTI) bermula dari pemikiran Perpustakaan Nasional RI tentang format pembinaan perpustakaan Perpustakaan Perguruan Tinggi yang disampaikan pada rapat para Kepala Perpustakaan PTN dan PTS se Jawa pada tanggal 19-30 September 1999. Ide ini kemudian ditindaklanjuti dengan pendirian Forum Komunikasi Perpustakaan Perguruan Tinggi/FPPTI tanggal 12 Oktober 2000 di Ciawi Bogor.

Berdirinya organisasi ini didasarkan pada realita bahwa perpustakaan Perguruan Tinggi belum mampu berperan optimal dalam menunjang Tridharma Perguruan Tinggi, adanya kesenjangan pendidikan tenaga fungsional pustakawan dan dosen, masih kurangnya kerjasama antar perpustakaan Perguruan Tinggi, dan rendahnya pendidikan pengelola perpustakaan Perguruan Tinggi. Dengan terwujudnya FPPTI ini diharapkan mampu meningkatkan profesi sumber daya manusia perpustakaan, kerjasama antar perpustakaan Perguruan Tinggi, dan meningkatnya peran perpustakaan Perguruan Tinggi dalam menunjang Tridharma Perguruan Tinggi.

Visi FPPT Wilayah Jawa Barat:
Gerbang komunikasi ilmiah dalam meningkatkan profesionalisme layanan perpustakaan, untuk memenuhi Tridharma Perguruan Tinggi di Wilayah Jawa Barat; Wahana jaringan informasi antarperpustakaan dalam upaya peningkatan fungsi Tridharma Perguruan Tinggi di Jawa Barat, Pencapaian kemandirian perpustakaan sebagai wacana disiplin ilmu pengetahuan.

Misi FPPT Wilayah Jawa Barat:

  • Mengembangkan kerjasama jaringan layanan informasi berbagai disiplin ilmu untuk menciptakan SDM Perguruan Tinggi yang berkualitas;
  • Membina dan meningkatkan kualitas layanan perpustakaan, serta berbagai ketersediaan literatur antara perpustakaan yang maju dan sedang berkembang;
  • Meningkatkan profesionalisme pustakawan dan kualitas layanan Perpustakaan Perguruan Tinggi;
  • Membantu memperkaya koleksi masing-masing perpustakaan;
  • Meningkatkan kemampuan dalam mengakses informasi.

Tujuan FPPT Wilayah Jawa Barat:

  • Meningkatkan fungsi dan peran perpustakaan di masing-masing perguruan tinggi dalam melayani civitas akademika
  • Meningkatkan mutu akreditasi  masing-masing Perguruan Tinggi

Sasaran FPPT Wilayah Jawa Barat:

  • Tercapainya kerjasama antar perpustakaan Perguruan Tinggi yang saling menguntungkan  .
  • Tercapainya peningkatan mutu akreditas Perguruan Tinggi anggota
  • Tersedianya layanan yang prima bagi masyarakat Jawa Barat

Tata Pamong dan Struktur Organisasi FPPT Wilayah Jawa Barat
Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Wilayah Jawa Barat merupakan perkumpulan Perpustakaan Perguruan Tinggi yang ada di wilayah Jawa Barat. Pendirian FPPT tidak terlepas dari tugas Perpustakaan Nasional  dalam pembinaan perpustakaan, khususnya perpustakaan perguruan tinggi. Mengingat   perpustakaan perguruan tinggi pada umumnya sudah lebih berkembang dibandingkan dengan perpustakaan lainnya maka pembinaan perpustakaan perguruan tinggi lebih diarahkan kepada kemitraan. Perpustakaan perguruan tinggi yang lebih maju dapat   membina perpustakaan perguruan tinggi yang sedang berkembang atau mau berkembang.

Koordinasi Perpustakaan Nasional dilaksanakan dengan Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia (FPPTI). Selanjutnya, FPPTI berkoordinasi dengan FPPT yang ada di Propinsi-propinsi.

Selain berkoordinasi  dengan FPPTI, untuk daerah Jawa Barat, koordinasi dilakukan juga dengan Badan Perpustakaan Daerah Jawa Barat (BAPUSDA, dahulu Perpustakaan Nasional Propinsi Jawa Barat, yaitu lembaga Pembina perpustakaan yang ada di Jawa Barat) dan di tingkat perguruan tinggi berkoordinasi dengan Kopertis Wilayah IV.

Pengelolaan Lembaga
Dalam melaksanakan kegiatan, Ketua Umum dibantu oleh Ketua I dan Ketua II yang masing-masing membawahi Komisi Teknologi Informasi dan Komisi Humas & Publikasi, serta  Komisi Pengembangan SDM dan Komisi Dana, Usaha, & Kerjasama. Juga oleh Sekretaris untuk urusan administrative dan Bendahara untuk urusan Keuangan.

Sumber keuangan FPPT sebagaian besar masih bertumpu pada pendaftaran dan perpanjangan anggota dan penjualan kartu anggota. Disamping itu diperoleh dana juga dari lembaga Pembina pada saat ada kegiatan. Mulai sekarang dan ke depan akan dicoba untuk menggali sumber dana lain yang bukan berasal dari anggota.

Evaluasi kegiatan dilaksanakan secara rutin setiap empat bulan sekali. Kegiatan ini selalu didahului oleh kegiatan seminar terbatas anggota yang berkaitan dengan up grading ilmu perpustakaan , informasi dan dokumentasi. Pertemuan evaluasi ini dilaksanakan  secara rutin secara bergiliran di Perpustakaan Anggota FPPT. Dengan cara ini disamping mempererat kerjasama dan koordinasi juga untuk melihat kondisi riil masing-masing perpustakaan anggota yang akan  berguna dalam penyusunan program yang akan dilaksanakan.

Pertemuan ini menghasilkan berbagai saran dan kritik  yang diusulkan oleh anggota. Masukan ini selanjutnya dibahas bersama dengan anggota, juga dibahs secara khusus di tingkat pengurus

Sumber Daya Manusia
Pengurus FPPT seluruhnya berjumlah 16 orang yang berasal dari perpustakaan perguruan tinggi yang ada di Bandung.

Pengurus FPPT Jabar rata-rata adalah Kepala Perpustakaan di masing-masing perguruan tingginya atau sebagai pejabat struktural di perpustakaan perguruan tinggi masing-masing. Kesibukan di masing-masing lembaga asal merupakan kendala dalam pelaksanaan program karena masing-masing pengurus  terbagi dua konsentrasinya antara menyelesaikan tugas rutin lembaga asal dan mengembangkan FPPT. Untuk itu ada kesepakatan tidak tertulis antara pengurus dalam hal pembagian waktu kerja ini. Biasanya,  hari Jumat difokuskan untuk membahas pekerjaan yang ada di forum untuk setiap minggunya.